Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 April 2012

Blok / Bagian Yang Bekerja Pada Perangkat Ponsel 2

Artikel ini melanjutkan artikel sebelumnya yang bisa anda baca di sinihttp://ekohasan.blogspot.com/2010/10/blok-bagian-yang-bekerja-pada-perangkat.html. Mari belajar bersama sahabat Jezy Aditya

Bagian Data (Operating System)

Bagian ini berfungsi sebagai Operating System yang mengolah data dan yang memberi perintah kepada seluruh bagian yang terdapat pada Ponsel.komponen yang bekerja ada beberapa bagian, antara lain adalah :

1. IC CPU

2. IC RAM

3. IC FLASH

4. Keypad

5. LCD


Tugas-tugas dari CPU itu sendiri serta komponen yang membantunya :


1. IC CPU adalah pusat pengolahan data pada Pesawat Telepon Selular

2. IC CPU bekerja dibantu oleh IC RAM sebagai penyimpan Operating System / Program yang berjalan pada Ponsel.

3. IC Flash yang menyimpan data-data yang bersifat sementara,yang dapat diubah sesuai keinginan pengguna Ponsel

3. Keypad disini berfungsi memerintahkan CPU untuk melakukan proses data sesuai keinginan pengguna Ponsel

4. LCD mendapat perintah dari CPU untuk menampilkan seluruh proses yang sedang berjalan pada Ponsel.


System kerja Komponen bagian Operating System :

1. Data dimasukkan ke Ponsel melalui Program yang telah ada pada Komputer perantara kabel Flash ( untuk Flasher ) dan Kabel Data ( Untuk Apikasi )

2. Data dari Komputer yaitu PPM dan MCU masuk ke IC Flash dan IC Flash menyimpan Data PPM yang terdiri dari Menu, Aplikasi,bahasa,jenis data ini bersifat sementara dan dapat dirubah langsung oleh pengguna

3. Sedangkan data MCU dikirim ke EEPROM (Elctrically Erase Programable Read Only Memory ) yang terdiri dari Identitas Ponsel yaitu IMEI, Sec.Code dan Phone Code.

4. CPU dibantu oleh IC RAM berfungsi memproses data PPM yang ada Pada IC Flash untuk diteruskan ke IC Hardware dan ditampilkan pada Layar (LCD)dan memeriksa data Pada EEPROM sebagai Identitas Pesawat Telepon Selular untuk dapat dikenal oleh CPU.

Pada Ponsel terbaru saat ini ada beberapa IC yang digabungkan menjadi satu.Yaitu IC UEM/UAM

IC UEM Terdiri dari beberapa komponen yang telah terintegrasi, antara lain :


IC Power Supply

IC Audio

IC Charging

IC UPP

IC UAM (Sering disebut dengan Istilah IC QualCom~karena kebanyakan IC UAM bermerk Qualcom~ )


Terdiri dari beberapa komponen yang telah terintegrasi, antara lain :

1. IC CPU

2. IC EEPROM

3. IC FLASH



Bagian Audio
Bagian yang bekerja pada komponen ini adalah :

IC Audio

Buzer

Speaker

Microphone


1. IC Audio sebagai penguat getaran sinyal suara,dan sebagai perubah getaran sinyal suara menjadi getaran suara.

2. Microphone merubah getaran suara menjadi getaran sinyal suara yang akan diperkat oleh IC Audio.

System kerja Komponen bagian Audio :

1. IC Audio menerima sinyal suara dari IC RF untuk diperkuat dan diteruskan ke Loudspeaker

2. Pada Loudspeaker sinyal suara diubah menjadi getaran suara sehingga dapat didengar.

3. Microphone merubah getaran suara menjadi sinyal suara dan diteruskan ke IC Audio

4. Pada IC Audio sinyal suara diperkuat dan diteruskan ke IC RF untuk di pancarkan melalui bagian TX.

5. Fungsi CPU sebagai pengontrol dari kerja IC Audio dan mengatur kinerja IC Audio yang berbentuk data.

6. Tegangan yang masuk ke IC Audio yaitu VBB sebagai tegangan Stanby, VCOBBA sebagai tegangan input saat untuk bekerjanya seluruh bagian pada IC Audio dan Tegangan VREF sebagai detector / pengontrol tegangan yang masuk ke IC Audio.

Selesai...

Jumat, 06 April 2012

Cara Servis UPS yang Tidak Bisa Menyimpan Listrik

Mungkin sudah banyak teman2x yang tahu cara mengatasi UPS yang tidak bisa menyimpan listrik saat listrik tiba2x padam, tapi kang EKO akan tetep mengulas barangkali ada teman2x yang belum tahu. Mau tahu caranya....?

Study kasusnya seperti ini :

Customer saya ada keluhan UPS yang biasanya nyimpen listrik saat PLN mati, ternyata saat PLN mati UPS ikut mati. Ini hanya salah satu contoh kasus.

Berikut ini ciri UPS yang Accunya rusak :

1. UPS nyala, tapi pada saat listrik mati langsung ikut mati tidak bisa menyimpan listrik. misal merk ICA

2. UPS tidak mau dinyalakan. Ini ciri dari UPS dengan merk tertentu, misal APC, dll

Jika anda mempunyai UPS dengan kerusakan seperti itu, berikut cara servicenya :

Cara Servis UPS yang Tidak Bisa Menyimpan Listrik :

1. Bongkar UPS nya

2. Cabut sambungan kabel ke Accu.

3. Catat ukuran Accunya, Accu menggunakan Accu Kering dan biasanya ukurannya 12v 7,2A.
4. Kalau anda masih ragu-ragu, accunya rusak atau tidak, maka ambil accu sepeda motor anda (tentunya yg masih bagus) dan coba sambungkan ke UPS tadi, menggunakan sambungan accu yg lama. Jangan sampe kebalik polaritas kabelnya, negatif dapat kabel hitam, dan positif dapat kabel merah.

5. Kemudian nyalakan UPS, kalau nyala normal, berarti anda tinggal membeli sparepart accu kering sesuai dengan accu UPS anda. Untuk Accu yg rusak dpat anda jual dengan harga 15 ribu-an. Kisaran harga accu kering 12v 7,2A sekitar 175 ribu-an.

6. Selesai.

Demikian sharing pengalaman kang eko, semoga manfaat bagi temen2x semua......

Mengenal svchost.exe dan Fungsinya

Akhir-akhir ini banyak sekali virus yang menyerang pengguna windows. Karena hampir servisan cpu yang Kang Eko tangani sebagian besar karena virus yang mengakibatkan windows jadi error. Dan kebanyakan virus menyerangnya di file system windows yang bernama svchost.exe. Inilah bahasan Kang Eko kali ini Mengenal svchost.exe dan Fungsinya.

Awalnya, Microsoft menggunakan file .exe (executable) bagi service-service yang berjalan di Windows. Karena dirasa kurang efisien, Microsoft kemudian melakukan perombakan dengan mengubah service-service tadi dari menggunakan file-file .exe menjadi file .dll (Dynamic Link Library).

Dynamic Link Library (.dll) merupakan file yang dapat dipanggil dari file executable (.exe) maupun dari file .dll lain. Hal ini dirasa lebih menguntungkan karena sifat umumnya dapat dipakai oleh beberapa aplikasi pada saat yang bersamaan dan hanya diperlukan satu copy saja di memory atau disk. Programmer dapat mengatur agar service yang terdapat pada DLL tersebut dimuat ke memory hanya ketika diperlukan saja. Apabila tidak diperlukan maka DLL tersebut bisa dibuang dari memory.

Dengan demikian, maka aplikasi yang Anda buat dapat lebih menghemat penggunaan memory. Keuntungan kedua, aplikasi menjadi bersifat modular. Anda dapat melakukan update aplikasi yang Anda buat tanpa harus mengupdate file EXE. Dengan demikian Anda cukup menyertakan patches kepada program Anda tanpa Anda harus menyertakan seluruh aplikasi.Keuntungan lain adalah ukuran file EXE menjadi lebih kecil karena beberapa kode program diletakkan pada file DLL.

Jika anda melihat pada TaskManager, anda akan menyaksikan banyak proses dengan nama SVCHOST.EXE


Hal ini seringkali dimanfaatkan oleh para penulis WORM untuk melakukan rekayasa sosial dengan cara memberi nama induk worm dengan nama yang sama atau mirip svchost.exe, dengan harapan user akan mengira bahwa induk worm tersebut bagian dari komponen windows. Ya, seringkali user kebingungan membedakan svchost.exe milik Worm dengan svchost.exe milik WINDOWS.

Nah.. dari sini Anda mungkin bertanya-tanya..
Kenapa sich kok ada banyak proses dengan nama SVCHOST.EXE??

Begini nich.. sebagaimana layaknya Operating System, WINDOWS memiliki banyak sekali service-service yang harus dipanggil. Seperti yang sudah di jelaskan di awal tadi, masing-masing service tersebut tentunya harus dijalankan oleh suatu file executable. Jika seluruh service yang sedemikian banyak itu dijalankan oleh hanya sebuah file executable saja, maka tentu resiko terjadi kegagalan pemanggilan service tersebut akan sangat tinggi.

Untuk mengantisipasi hal itu, maka service-service tersebut dikelompok-kelompokkan sesuai dengan fungsinya. Tiap file SVCHOST.EXE dipanggil untuk menjalankan kelompok service yang berbeda. Misalnya SVCHOST.EXE yang pertama menjalankan group service untuk Audio, SVCHOST.EXE kedua menjalankan service-service Firewall, dan lain sebagainya. Karena pemisahan-pemisahan inilah banyak terdapat proses dengan nama SVCHOST.EXE

Ingin tau service-service apa saja yang berjalan di Windows Anda dan siapa yang menjalankannya? Buka Windows Command Processor Anda. Klik [Start] -> [Run] lalu ketik CMD


Ketik perintah TASKLIST /SVC lalu tekan ENTER. Perintah tersebut akan menampilkan proses yang sedang berjalan di komputer Anda beserta service-service apa saja yang dipanggil (jika ia menjalankan Service tertentu). Perintah ini berjalan pada Windows XP dan Vista.

Demikian sedikit penjelasan tentang SVCHOST.EXE, semoga bermanfaat.

Kamis, 08 Desember 2011

Menjadikan Halaman Web Sebagai Wallpaper Desktop Komputer


Bagi anda yang punya situs situs favourite yang isi dan gambarnya bagus bagus, atau mungkin bagi yang punya account Friendster, bayangkan bagaimana jika halaman situs atau web tersebut ataupun profile friendster anda dipajang di layar komputer anda, tentunya sangat asyik kan? (walaupun profile friendster agak narsis sedikit hehehe).
Menjadikan halaman web sebagai desktop dengan cara ini mempunyai kelebihan yaitu anda dapat menggerakan atau mengScroll halaman tersebut kemana saja sehingga anda dapat melihatnya sepuas puasnya bahkah jika komputer anda tersambung dengan internet, anda dapat mengikuti link link yang ada pada halaman tersebut ke arah tujuannya. Tenang saja, nggak pakai software tambahan koq !. Caranya begini:
1. Simpan halaman web yang anda inginkan, misalnya profile friendster anda ke dalam komputer (file – save page as).
2. Klik kanan pada layar desktop komputer anda, lalu pilih properties (lewat Control Panel juga bisa).
3. Pilih bagian (tab) Desktop.
4. Pilih Customize Desktop.
5. Pilih tab Web.
6. Masukan halaman web yang tadi disimpan melalui tombol New dan Browse.
7. Tekan tombol Synchronize untuk mengupdate dan menyamakan dengan isi dari halaman web tersebut jika terjadi perubahan.
8. Beri tanda checklist pada Lock Desktop Item untuk menghindari tergesernya icon icon yang ada pada desktop ketika anda mengutak atik halaman web tersebut.
9. Tekan Oke dan lihat hasilnya.
10. Ubahlah ukuran halaman web yang ada di desktop tersebut menjadi Full Screen biar lebih seru dan menarik.
11. Teman teman anda bisa jadi ketipu karna disangkanya komputer anda tersambung dengan internet. Hehehehehehehehe.
12. I just wanna say ” TRY IT , GUYS ! ”.
By: OPIX HOLMES
opix.holmes@yahoo.com
www.islamicunderground.wordpress.com
situs-wallpaper

Membuat Program Penjualan Visual Basic 1 : Membuat Database

Membuat Program Penjualan Visual Basic 1 : Membuat Database
Visual Basic adalah salah satu bahasa pemograman yang masih banyak dipakai orang dari dulu sampai saat ini. Banyak sekali software yang dibuat dengan bahasa pemograman ini. Dan bisa juga digunakan untuk membuat program penjualan, program gaji, dan aplikasi aplikasi komputer lainnya yang bisa dipakai di sekolah sekolah, kantor kantor ataupun toko toko. Bahkan membuat virus bisa dilakukan dengan Visual basic.
Disini saya mencoba mengajak anda untuk belajar memahami visual basic dengan cara membuat suatu program penjualan sederhana yang umum digunakan orang. Software yang saya gunakan adalah Microsoft Visual Basic 6.0 dengan memakai database microsoft Office Access yang memakai Data Control DAO. Sedangkan program penjualan yang kita buat adalah Program Penjualan Buku.
A. MEMBUAT DATABASE
Pada bagian yang pertama ini kita belajar membuat Database
- Bukalah program Microsoft Visual Basic
- Buatlah sebuah database baru caranya pilih ADD-INS – VISUAL DATA MANAGER.
- Pada layar VIS DATA pilih FILE – NEW – MICROSOFT ACCESS – VERSION 7.0 MDB lalu SAVE dengan nama BUKU.mdb
- Pada DATABASE WINDOW buatlah Table baru dengan cara klick kanan lalu pilih NEW TABLE.
- Tulislah nama table nya pada TABLE NAME dengan nama TABLE_BUKU.
- Isilah field field yang dibutuhkan dengan cara menekan tombol ADD FIELDS.
- Tuliskan nama fieldnya lalu pilih Type nya dan tulis ukuran / Size nya.
1. Membuat TABLE BUKU
Table buku digunakan dengan untuk mengisi semua buku yang akan dimasukan.
Table Name: TABLE_BUKU
Name
Type
Size
Keterangan
Kunci
Kode_buku Text 6
Primary Key
Judul_buku Text 20

Jenis_buku Text 10

Karang_buku Text 20 Pengarang buku
Terbit_buku Text 20 Penerbit buku
Tahun_buku Text 4 Tahun terbit buku
Harga_buku Currency 8

Stok_buku Single 4

- Setelah semua field selesai ditulis buatlah PRIMARY KEY nya dengan cara menekan ADD INDEX. Tulislah:
Name: Kode_buku
Indexed fields: Kode_buku
Beri tanda checklist pada Primary dan Unique tekan Oke
Tekan tombol BUILD THE TABLE.
- Dengan begitu Table buku telah selesai dibuat.
- Buatlah beberapa Table lain dengan cara seperti tadi. Adapun ketentuannya adalah:
2. Membuat TABLE PELANGGAN
Kenapa disini saya membuat Table Pelanggan? Karena contoh program penjualan yang saya buat disini digunakan untuk distributor buku yang menjual buku bukunya kepada toko toko (pelanggan), oleh karena itu diperlukan Table Pelanggan. Isi fieldnya :
Table Name: TABLE_PELANGGAN
Name
Type
Size
Keterangan
Kunci
Kode_pelanggan Text 6
Primary Key
Nama_pelanggan Text 20

Alamat_pelanggan Text 10

Telpon_pelanggan Text 20

3. Membuat TABLE USER
Table User digunakan untuk mengisi data para pemakai program ini. User disini dibuat menjadi 2 Type yaitu Administrator User dan Limited User. Administrator dapat menggunakan seluruh isi dari program ini tanpa batasan sedangkan Limited dibatasi.
Table Name: TABLE_USER
Name
Type
Size
Keterangan
Kunci
Id_user Text 4
Primary Key
Nama_user Text 20

Type_user Text 15

Telpon_user Text 15

Alamat_user Text 30


Password_user Text 10


4. Membuat TABLE TRANSAKSI
Table Transaksi adalah table yang sangat penting karena dilakukan untuk memasukan semua transaksi penjualan buku yang ada. Di table inilah seorang user memakai program ini untuk menghitung semua transaksi penjualan buku.
Table Name: TABLE_TRANSAKSI
Name
Type
Size
Keterangan
Kunci
No_faktur Text 10 Nomor Faktur Primary Key
Tgl_faktur Date/Time 8 Tanggal Faktur
Kode_pelanggan Text 6 harus sama dengan Table_pelanggan
Id_user Text 4 harus sama dengan Table_user
Biaya_kirim Currency 8


Total_bayar Currency 8


5. Membuat TABLE DETAIL
Table Detail digunakan untuk menjabarkan isi dari Table Transaksi secara lebih khusus. Contohnya: Pada Table Transaksi seorang pelanggan (toko) membeli buku pada suatu hari. Adapun rincian dari apa yang dibeli dijelaskan pada Table Detail seperti buku apa saja yang dia beli, berapa jumlah yang dibeli, dan berapa harga asli dan total harganya.
Untuk Table Detail Tidak ada PRIMARY KEY nya sehingga tidak perlu memencet ADD INDEX ketika membuat table ini.
Table Name: TABLE_DETAIL
Name
Type
Size
Keterangan
Kunci
No_faktur Text 10 harus sama dengan Table_transaksi Tidak Ada
Kode_buku Text 6 harus sama dengan Table_buku
Jumlah_beli Single 4

Total_harga Currency 8

6. Membuat Table Bantu
Isi field dari Table Bantu sama persis dengan yang ada di Table Detail. Kedua table ini memang sama sama menjabarkan isi dari Table Transaksi. Sedangkan perbedaannya adalah terletak pada fungsinya. Table Bantu digunakan untuk menampung data yang akan dimasukan ke dalam Table Detail secara sementara sehingga sangat membantu dalam proses penyimpanan data. Sedangkan isi dari Table Bantu yang berupa data sementara tersebut nantinya akan dihapus. Anda akan mengerti nanti jika kita telah sampai pada pembahasan Listing Program. Table Bantu Juga Tidak Pakai Primary Key jadi tidak usah memencet ADD INDEX.
Table Name: TABLE_BANTU
Name
Type
Size
Keterangan
Kunci
No_faktur Text 10 harus sama dengan Table_transaksi Tidak Ada
Kode_buku Text 6 harus sama dengan Table_buku
Jumlah_beli Single 4

Total_harga Currency 8

7. Membuat Table Bayar
Sebenarnya Table Bayar ini bisa langsung digabungkan saja ke dalam Table Transaksi. Tapi sengaja saya pisahkan agar nanti apabila Table Transaksi dibuat menjadi sebuah laporan, maka laporan tersebut hanya sampai Total Bayar saja. Karena menurut sebagian orang ada yang mengatakan bahwa tidak terlalu penting untuk mengetahui jumlah yang dibayar pelanggan atau uang kembaliannya dan yang terpenting adalah dapat diketahui jumlah pemasukan hari sekian, bulan sekian, atau tahun sekalian. Jadi saya mengambil jalan tengah, Table Bayar ini nantinya tetap saya pakai pada transaksi dan akan saya gunakan dalam pembuatan struk atau faktur juga. Jadi untuk Table Bayar terserah anda apakah ingin memakainya atau tidak, digabung di Table Transaksi atau tidak.
Table Name: TABLE_BAYAR
Name
Type
Size
Keterangan
Kunci
No_faktur Text 10 harus sama dengan Table_transaksi Tidak Ada
Uang_bayar Currency 8

Uang_kembali Currency 8

- Akhirnya semua table telah dibuat dan pembuatan database telah selesai dilakukan.
- Untuk membuka database yang telah kita buat caranya adalah: pilih ADD-INS – VISUAL DATA MANAGER – FILE – OPEN DATABASE – MICROSOFT ACCESS – cari database buku yang tadi kita buat dan buka.
- Silahkan baca tutorial belajar visual basic buatan saya yang lainnya untuk mempelajari lebih lanjut. May ALLAH Bless We All !
yang kepotong:
-TABLE TRANSAKSI
No_faktur Text 10 Nomor Faktur Primary Key
Tgl_faktur Date/Time 8 Tanggal Faktur
Kode_pelanggan Text 6 harus sama dengan Table_pelanggan
Id_user Text 4 harus sama dengan Table_user
Biaya_kirim Currency 8
Total_bayar Currency 8
-TABLE BAYAR
No_faktur Text 10 harus sama dengan Table_transaksi Tidak Ada
Uang_bayar Currency 8
Uang_kembali Currency 8
sementara begini aja dulu entar diedit lagi deh.

vb-database

Minggu, 16 Oktober 2011

Command Prompt

Shy_skateL
Command Prompt, sesuai namanya "command" yaitu memberikan perintah ke PC agar dijalankan oleh program, Command prompt juga biasa disebut CMD/DOS/Batch memiliki file berekstensi .bat/.cmd.

Untuk dapat mengaksess Command Prompt (CMD), cukup klik Start>all Program>accecories>Command Prompt, atau juga dapat di akses melalui run>cmd>OK/enter (ctrl+R > ketik "CMD" > Enter)

Program ini program bawaan windows yang terletak/berada pada

C:/windows/system32 lalu carilah file bernama "cmd.exe".

Setelah anda memasuki program CMD anda akan diberikan tampilan yang menunggu perintah dari anda untuk di jalankan. Berikut tampilannya :


Ok, disini kita akan belajar dasarnya dulu, ketiklah tulisan "Dir" lalu tekanlah enter, anda akan diberikan data berupa directori dan file-file dimana anda sekarang berada, bila anda tidak berada pada "C:\>", coba ketikkan "cd\" (perhatikan garis miringnya) maka kamu akan pindah ke awal Drive, yaitu Drive C: . Berikut adalah arti dari perintah-perintah tadi,

Dir > (Directory) perintah ini adalah perintah dari anda agar CMD memberikan data semua direktori-direktori dan file-file yang dapat terlihat pada path yang anda duduki yaitu Drive C:
cd > adalah perintah untuk kembali ke asal/dasar suatu Drive, dimana drive anda sekarang C:

Oke, kalo udah jelas ayo kita pahami lagi perintah "dir", coba ketikkan "dir/p", jika sebelumnya anda diberikan data dengan cara "tret!", langsung begitu saja, tanpa anda dapat melihat bagian atasnya, kali ini dengan perintah "dir/p" tadi anda dapat melihat data dengan seksama, yaitu ditampilkan dengan cara "pause" yang artinya jika layar sudah penuh dengan data-data maka akan dipause oleh CMD dan bila anda sudah melihat semuanya anda dapat melihat data-data sisanya dengan menekan tombol apa saja pada keyboard.

Ada beberapa perintah lain di belakang slash (/)
Berikut daftarnya dengan bahasa inggris :

/A Displays files with specified attributes.


attributes

D Directories
R Read-only files
H Hidden files
A Files ready for archiving
S System files - Prefix meaning not

/B Uses bare format (no heading information or summary).

/C Display the thousand separator in file sizes. This is the default. Use /-C to disable display of separator.

/D Same as wide but files are list sorted by column.

/L Uses lowercase.

/N New long list format where filenames are on the far right.

/O List by files in sorted order.
sortorder
N By name (alphabetic)
S By size (smallest first)
E By extension (alphabetic)
D By date/time (oldest first)
G Group directories first
- Prefix to reverse order

/P Pauses after each screenful of information.

/Q Display the owner of the file.

/S Displays files in specified directory and all subdirectories.

/T Controls which time field displayed or used for sorting timefield C Creation
A Last Access
W Last Written

/W Uses wide list format.

/X This displays the short names generated for non-8dot3 file names. The format is that of /N with the short name inserted before the long name. If no short name is present, blanks are displayed in its place.

/4 Displays four-digit years
Switches may be preset in the DIRCMD environment variable. Overridepreset switches by prefixing any switch with - (hyphen)--for example, /-W.


Nah lo!, ngerti gak tu bahasa :)), kalo gak ngerti tambahin aja kode yang gw merahin, ntar lo bisa tau apa yang terjadi dengan kode tersebut.

Oh ya! ni gw kasih code buat ngeliat virus yang di hidden

dir/ah


Simple yah ^^, ntar tu bakal nampilin semua file-file yang di hidden.

Nah, sekarang tentang perintah "cd" celana dalam, perintah cd sebenarnya adalah sebuah perintah agar kita dapat berpindah-pindah direktori, ya, kalo di bilang "cd" itu kaki kita bisa juga sih, soalnya cuman itu aja perintah yang membuat kita bisa menjelajahi PC dengan CMD :)), oh iya, "cd" itu juga bisa diketikkan dengan "chdir" tapi rasanya bikin ribet aja :)), serah aja deh mau pake yang mana soalnya sama aja :P.

Ok, lanjut! cd atau chdir dapat ditulis dengan format "CD [nama direktori/path direktori]", nama direktori adalah nama direktori sebagaimana yang berada di tempat tersebut, seperti direktori windows yang berada di "C:/", jadi kalo anda di "C:/" ketikkan saja "cd windows", maka anda akan berada pada "c:\WINDOWS/", path direktori adalah path lengkap dari direktori, cara ini biasanya sebagai jalan pintas agar kita cepat berpindah ke suatu direktori dengan satu kali memberi perintah, contoh : "cd C:\windows/system32/drivers", maka anda akan dibawa langsung ke direktori "C:\windows/system32/drivers", perintah "cd C:\windows/system32/drivers" sama dengan "cd windows/system32/drivers", yaitu tanpa pemberian drive. Ada pengecualian dari perintah ini, anda tidak dapat memberikan perintah ke drive lain, contoh : anda berada di "C:/" lalu anda mengetikkan "D:\file gambar" maka tidak akan terjadi apa-apa. Jadi untuk berpindah ke drive lain, anda dapat mengetikkan kode

D:

simpel kan?
tentunya!, setelah itu anda akan dibawa ke "D:\".

Satu lagi, ada yang harus diperhatikan, ketika anda ingin ke direktory yang memiliki spasi di namanya misalnya "Gambar Anak Kelas 2" sebaiknya anda mengetikkan kode

cd
"Gambar Anak Kelas 2"

bukan seperti ini


CD Gambar Anak Kelas 2


bila tidak, nanti akan keluar tulisan "the system cannot find path specified", jadi sebaiknya kalo pake perintah cd, didepannya kasih ("") trus ketik nama direktory di tengahnya ^^.

Udah dulu, udah panjang nih, nanti lagi ya....

Belajar Command Prompt 2

Cara Belajar

Command Prompt 2


Kali ini Shy_SkaTeL akan memberikan cara untuk mengatasi masalah virus yang sering kita jumpai di komputer kita.

Shy akan memberikan cara mengatasi virus dengan CMD, yang dapat dikatakan mudah dalam melakukannya, caranya kita harus menguasai perintah-perintah dalam cmd, untuk itulah diperlukan pembelajaran yang baik.

Langkah pertama untuk mengidentifikasi virus adalah

periksa semua drive, my documents, folder windows dan system32.
Caranya adalah dengan mengetikkan "dir/ah" pada tempat yang dituju, setelah melihat file dan folder-folder yang di hidden, lihatlah file dan folder yang anda curigai sebagai virus, lalu bila anda menemukan file yang dicurigai, hilangkan attribut hidden, system dan read only agar mudah di hapus dengan cara mengetikkan "attrib -h -s -r /s /d". Maka semua file dan folder yang di hidden akan nampak, untuk memastikan file tersebut adalah virus, anda bisa melakukannya dengan cara klik properties pada file yang dituju, lihat data yang ada, apakah mencurigakan atau tidak. Bila memang mencurigakan anda dapat men-deetenya dengan cara Menekan tombol "shift+delete" ini dilakukan agar virus tersebut tidak bersarang di recycle bin.

Tapi menghapus virusnya tidaklah mengatasi masalah bilas ada file induk yang membuatnya lagi, untuk itu kita perlu belajar cara mencari file induk dan mendeletenya.
Kita dapat mencari file induk dengan cara menganalisa file virus yang di buatnya, caranya adalah dengan mengetikkan "type [nama file]", maka CMD akan memberikan Script dari virus tersebut, lalu bagaimana cara mencari file induk??, anda bisa mencarinya dengan melihat Script yang menunjukkan tempat file induk tersebut, biasanya bersarang di folder system dan windows, jadi carilah kata yang menunjukkan suatu file/tempat file, lalu periksalah tempat tersebut dan apabial ditemukan file yang dimaksud, segeralah anda mendeletenya dengan meng-unhidden dan menekan shift+delete, namun biasanya file induk sulit di delete karena dibuat sebagai file system yang selalu berjalan dengan autorun, cara menghapusnya adalah dengan menghilangkan semua attribut dari file tersebut "attrib -h -a -s -r [nama file.ekstensi], namun sebelumnya bukalah taskmanager, lalu lihatlah program yang mencurigakan, lalu terminate, atau bila tak ditemukan, anda bisa mendelete file yang Undeleted dengan mematikan explorer.exe untuk sementara.

Saya jelaskan lagi cara kerja virus, virus umumnya sebuah file yang dapat "berkembang biak" atau menggandakan diri dan membuat file induk, dimana mereka saling terkait dan membantu satu sama lain, contoh: ketika anda mendele virusnya saja maka induk akan membuat nya lagi setelah beberapa menit, dan bila file inuk di delete maka file virus akan membuat kembali file induknya. Bagaimana cara mendeletenya? kita harus mendeletenya sekaligus, tapi bagaimana? disinilah gunanya belajar command prompt, sebelum anda mematikan program virus dan explorer.exe, buatlah sebuah text document, lalu ketikkan

@echo off
cd [tempat virus]
attrib -h -a -s -r /s /d
delete [file virus]
cd [tempat virus2]
attrib -h -a -s -r /s /d
delete [file virus2]
'sampai semua virus...... lalu
cd [tempat file induk]
attrib -h -a -s -r /s /d
delete [file induk]
echo success!!!!
pause

lalu save as dengan format "all files" lalu berinama "Antivirus.bat" save file di desktop

mulai mematikan virus:
aktifkan cmd dan pastikan tempatnya di desktop

Matikan program virus, matikan explorer.exe[bila perlu] (biarkan task manager terbuka)
di Cmd ketikkan "antivirus.bat" lalu enter....

tunggu proses yang berjalan.....

setelah selesai
jalankan kembali explorer.exe di menu file
dan
Pastikan virus anda hilang....




Catatan: "Ada virus yang tidak dapat dihapus dengan cara ini, yaitu virus yang cukup advanced, untuk itu bila anda tidak dapat menghapusnya, maka jalankan program yang mematikan program virus melalui registry di menu "run" pada HKCU dan HKLM, walaupun tidak menghapus virus, namun dapat memfreeze virus agar tidak bekerja"

Belajar Membuat Program Batch ( Soal Pertanyaan )

Cara Belajar
Shy_SkateL
Kali ini Shy SkaTeL akan memberikan cara untuk membuat program batch. Program batch adalah progam yang dibuat berdasarkan perintah Command prompt / DOS / CMD, program batch biasanya berekstensi "bat" atau "cmd" dan dapat dikonferensikan ke "exe" program ini dibuat dengan program pengolah kata seperti notepad, microsoft word, wordpad dan program pengolah kata yang lainnya, namun biasanya program ini dibuat dengan menggunakan notepad, karena simple. Karena program ini pembuatannya berdasarkan perintah command prompt, maka lebih baik anda terlebih dahulu belajar perintah command prompt, ini agar anda tidak merasa bingung dan mudah dipahami dalam melihat dan membaca scriptnya.

Sebenarnya program ini saya buat karena ada tugas dari guru pendidik di sekolah saya, walaupun tugas ini bukan merupakan tugas yang diberikan kepada angkatan saya melainkan kepada kakak kelas saya, saya tertantang dengan tugas tersebut. Mungkin kakak kelas saya juga ingin mengingat kembali pelajaran tentang Batch yang dipelajari pada kelas sepuluh, sehingga saya mempublikasikan semuanya :D.
Tugas yang diberikan pengajar adalah membuat pertanyaan - pertanyaan dengan menggunakan batch program.
Berikut ini adalah script dari program batch :


@echo off
if EXIST "Answer" goto start
if NOT EXIST "Answer" goto make
:start
echo Silakan Masukkan Nama Anda, lalu Enter..
set /p name=
cls

if EXIST "answer/%name%.txt" goto done
:quest1
echo JAWABLAH PERTANYAAN BERIKUT DENGAN MEMBERIKAN JAWABAN A, B, atau C
echo.
echo Soal No.1
echo Siapa nama saya...?
echo A. Shy SkaTeL
echo B. Sha Shy
echo c. Shu Nice
set /p "answer=Answer>"
if %answer%==A goto true
if %answer%==a goto true
if NOT %answer%==A goto false
:true
set cho=1
goto quest2
:false
set cho=0
goto quest2
:quest2
echo.
echo Soal No.2
echo Apa Alamat Blog saya...?
echo A. skatel-1chezone.blogspot.com
echo B. skatel.blogspot.com
echo c. 1chezone.blogspot.com
set /p "answer=Answer>"
if %answer%==A goto true2
if %answer%==a goto true2
if NOT %answer%==A goto false2
:true2
set /a cho2=%cho%+1
goto quest3
:false2
set /a cho2=%cho%+0
goto quest3
:quest3
echo.
echo Soal No.3
echo Apakah Saya Keren...? :D
echo A. Tidak!!
echo B. Ya.
echo c. Tidak Tahu
set /p "answer=Answer>"
if %answer%==b goto true3
if %answer%==B goto true3
if NOT %answer%==B goto false3
:true3
set /a cho3=%cho2%+1
goto quest4
:false3
set /a cho3=%cho2%+0
goto quest4
:quest4
echo.
echo Soal No.4
echo Apa JuduL Blog saya...?
echo A. Cara Belajar
echo B. Belajar Komputer
echo c. Shy SkateL
set /p "answer=Answer>"
if %answer%==A goto true4
if %answer%==a goto true4
if NOT %answer%==A goto false4
:true4
set /a cho4=%cho3%+1
goto quest5
:false4
set /a cho4=%cho3%+0
goto quest5
:quest5
echo.
echo Soal No.5
echo Do You Love Me...?
echo A. I dont Know
echo B. Yes, I love You
echo c. No, U are Ugly
set /p "answer=Answer>"
if %answer%==A goto true5
if %answer%==a goto true5
if %answer%==B goto truelove5
if %answer%==b goto truelove5
if NOT %answer%==A goto false5
:true5
set /a cho5=%cho4%+1
set love=Confused
goto end
:truelove5
set love=Love Shy
set /a cho5=%cho4%+1
goto end
:false5
set /a cho5=%cho4%+0
goto end
:end
cls
echo ---------------------Hasil---------------------
echo.
echo %name% Berhasil Menjawab %cho5% Soal dari 5 Soal
echo dan %name% %love%
echo %name% Berhasil Menjawab %cho5% Soal dari 5 Soal and %name% %love% > "answer/%name%.txt"
echo Semua Soal Telah Selesai di Jawab Oleh %name%
echo.
echo -----------------------------------------------
echo By : Shy_SkaTeL
attrib +h +a +s +r "answer/%name%.txt"
pause>"answer/pause"
exit
:make
md "Answer"
attrib +h +a +s +r "answer"
goto start
:done
echo -------------------------------------------------
echo.
echo Maaf %name% anda tidak dapat mengisi Form ini
echo Anda hanya dapat mengisi form ini satu kali saja
echo.
echo -------------------------------------------------
echo By : Shy_SkaTeL
pause>"answer/pause"
exit


Berikut Penjelasan Scriptnya :

-@echo off berguna agar ketika program dijalankan program tidak menampilkan hal-hal yang tidak diperlukan.
-Lalu selanjutnya program akan membuat sebuah folder yang bernama "Answer" yang nantinya berisi daftar pengisi soal.
-Pada bagian "start" program akan menanyakan nama orang yang mengisi pertanyaan tersebut. Dan bila Program mendeteksi nama tersebut sudah pernah mengisi pertanyaan, maka program akan mengeluarkannya.
-Pada bagian Quest1, diberikanlah pertanyaan pertama yang jawabannya adalah "A". Lalu bila jawabannya benar maka nilai akan ditambahkan "1" dan bila salah ditambahkan "0"
-Lalu setelah pertanyaan pertama dijawab, akan ditampilkan pertanyaan kedua dengan tetap menampilkan pertanyaan sebelumnya. Pada bagian ini mirip dengan bagian Quest1.
-Pada pertanyaan kelima ada dua buah jawaban, dimana pada jawaban tersebut akan memberikan Informasi keadaan pada hasil.
-Pada bagian "End" program akan menampilkan hasil dari pertanyaan yang telah dijawab user, dan akan menampilkan jumlah pertanyaan yang benar dari soal yang diberikan.
-Pada bagian "make" merupakan perintah agar membuat folder "answer" dan menyembunyikannya lalu kembali ke awal.
-Bagian "done" merupakan bagian dimana ketika user terverifikasi bahwa dirinya pernah mengisi pertanyaan.

Belajar Batch Program ( IF )

Cara Belajar
Shy_SkateL
Arghhhhh.... Bt gw hari ini gk bisa sekolah --a, gk ada yang perhatiin gw kalo gw masih tidur d ranjang, keterusan sampe jam 11 G_G, untungnya hari ini gk belajaran :D, jadi gw putuskan posting aja jam segini =) karena berhubung kemaren cuma postingan gak berarti karena gw kemarin gk ada waktu buat bikin tutorial.
Now, Shy_skatel akan memberikan cara belajar tentang if dalam program batch yang saya janjikan pada postingan lalu :D.

If, adalah sebuah command yang sebagian besar ada disetiap bahasa program, dimana if adalah pengambil keputusan pada sebuah
kondisi, seperti pada variable yang diinput oleh user, lalu kita akan memberikan reaksi kepada user, sesuai dengan yang diinputkannya. If dalam program batch memiliki Option [exist], [not exist], [not], dimana syntaxnya adalah :


IF string1==string2 [command]
IF not string1==string2 [command]
IF EXIST [nama file] [command]
IF not EXIST [nama file] [command]


Nah, sebenarnya ada lagi syntax lain, yaitu Errorlevel, tapi berhubung saya belum mengusainya :P ya saa hanya akan memberikan tutorial di atas :D. Oh ya, dalam if perbandingan string adalah case sensitive jadi, kalo kata string1 dan string2 sama namun, besar hurufnya beda maka akan dianggap tidak sama, untuk mengatasi itu ada option [/i] yaitu untuk menghilangkan fungsi case sensitive tadi, kalau akan menambahkan [not] di depan if, maka syntaxnya adalah -[ IF /i not string1==string2 [command] ]-, dimana option [/i] berada tepat didepan IF.

[ IF string1==string2 [command] ]
Perintah ini akan membandingkan string1 dan string2, bila string1 sama dengan string2 maka command akan dijalankan namun, bila kedua string tidak sama maka, command tidak akan dijalankan :D. Contoh :

@echo off
echo string1 adalah ikan
echo string2 adalah ayam
pause
cls
IF ikan==ayam echo String1 sama dengan String2
echo tidak ada tulisan di atas tulisan ini karena string1 tidak sama dengan string2
pause
echo string1 adalah ikan
echo srting2 adalah ikan
if ikan==ikan echo string1=string2
echo ada tulisan string1=string2 berarti command dalam if dijalankan
echo Eof
pause


Output dari Script di atas adalah
string1 adalah ikan
string2 adalah ayam
Press any key to continue . . .
tidak ada tulisan di atas tulisan ini karena string1 tidak sama dengan string2
Press any key to continue . . .
string1 adalah ikan
srting2 adalah ikan
string1=string2
ada tulisan string1=string2 berarti command dalam if dijalankan
Eof
Press any key to continue . . .


Dalam program tersebut, pada pernyataan if yang kedua, perintah "Echo string1=string2" dijalankan, sedangkan pada If pertama tidak, mungkin anda dapat memahaminya setalah melihat output yang sebenarnya dari script tersebut.

-[If not string1=string2 [command] ]-

Ya, printah if kali ini adalah kebalikan dari perintah if sebelumnya yaitu, jika string1 dan string2 tidak sama maka, command akan dijalankan sedangakn jika string1 sama dengan string2 maka command tidak akan dijalankan. Contoh :
@echo off
set s1=ikan
set s1=ayam
echo string1 adalah ikan
echo string2 adalah ayam
pause
cls
IF not s1==s2 echo String1 tidak sama dengan String2
echo ada tulisan di atas tulisan ini karena string1 tidak sama dengan string2
pause
set s2=ikan
echo string1 adalah ikan
echo srting2 adalah ikan
if s1==s2 echo string1 tidak sama dengan string2
echo tidak ada tulisan 'string1 tidak sama dengan string2' berarti command dalam if tidak dijalankan
echo Eof
pause

Output dari script diatas adalah
string1 adalah ikan
string2 adalah ayam
Press any key to continue . . .
String1 tidak sama dengan String2
ada tulisan di atas tulisan ini karena string1 tidak sama dengan string2
Press any key to continue . . .
string1 adalah ikan
srting2 adalah ikan
tidak ada tulisan 'string1 tidak sama dengan string2' berarti command dalam if tidak dijalankan
Eof
Press any key to continue . . .


Sedikit saya rubah dari script pertama, script di atas menggunakan variable :D.

-[ IF EXIST [nama file] [command] ]-

Nah, perintah yang satu ini sedikit berbeda, karena pada perintah ini program tidak membandingkan string, malainkan melihat kepada file/folder yang ada dalam path file tersebut berada. Mungkin akan lebih jelas jika saya memberikan Contohnya :D, tapi sebelum mempraktekkan contoh ini, tolong buatkan sebuah folder (dengan nama terserah) yang didalamnya berisi folder bernama "a", folder "b", "c" , "d" dan "e". Contoh :
@echo off
echo masukkan nama file/folder yang ingin dicek keberadaannya
set /p "fol=input>"
set ans=tidak ada
IF exist %fol% set ans=Ada
echo file/folder "%fol%" pada path ini [%ans%]
pause


Output dari Script diatas "Jika Saya memasukkan Input [f]] adalah

masukkan nama file/folder yang ingin dicek keberadaannya
input>f
file/folder "f" pada path ini [tidak ada]
Press any key to continue . . .


Sedangkan pada Script diatas, "jika saya memasukkan input [a]" maka outputnya adalah

masukkan nama file/folder yang ingin dicek keberadaannya
input>a
file/folder "a" pada path ini [ada]
Press any key to continue . . .


Jadi, Perintah IF exist akan mengecek file/folder yang ada pada "program batch tersebut berada". Coba taruh program batch diatas, pada folder yang lainnya, maka anda dapat mengecek keberadaanya sebuah file/folder pada folder tersebut.

-[ IF not EXIST [nama file] [command] ]-

Hhe... yg kali ini Kebalikannya juga :D, jadi kalo gak ada nama file/folder yang disebutkan, maka command akan dijalankan. Mau contoh..? ya udah, ni gw jejelin :D. Contoh :
@echo off
echo Masukkan Nama Folder yang ingin dibuat!!!!!!!
set /p "nm=input>"
if exist %nm% echo Foldernya sudah ada Boz... Cari nama yang laen ajah :D
if not exist %nm% md %nm%
pause


Mau tau Outputnya? Coba aja Sendiri :P, kalo mau jail bikin sendiri yah... :D, soalnya ada yang mau dikerjain nih.. Tapi yang jelas postingan saya selajutnya tentang tutorial yang memantaBkan Perintah/command IF ini... hueheuehueh....
kalo udah bisa, Begh.... Mantab dah yang Hobi jail... =)

Belajar Batch Program (Variable)

Cara Belajar
Shy_SkateL
Membuat Variable pada program batch, ya itulah yang kali ini akan saya bahas setelah kemarin saya posting tentang Belajar program batch untuk pemula yang isinya sangat dasar. Kali ini Kita akan membuat Variable, apa itu variable? apakah seperti pada matematika? ya, kurang lebih sama pada matematika, ibarat "x" yang kita cari, yang sebenarnya bernilai (misal) 10. Jadi variable adalah Tempat/tampungan nilai sementara pada memory ketika program dijalankan. Apakah sulit untuk dimengerti? mungkin akan sangat mudah dimengerti ketika anda mempraktekkannya langsung.

Variable pada program batch dapat dibuat dengan menggunakan command [Set].
Contoh :

Set variable=Nilai


Jika anda telah menggunakan command tersebut maka, anda telah membuat sebuah variable bernama "variable" dan bernilai "nilai", lalu apakah guna dari variable? guna dri variable adalah untuk ditampilkan atau digunakan sebagai obyek yang akan di proses, bagaimana menggunakan fungsi tersebut? Nah, untuk memanggil fungsi variable, kamu dapat menggunakan tanda [%], yaitu dengan mengapit nama variable dengan tanda [%] ( %variable% ).
Contoh :
echo Tadi Saya Mendapatkan %variable% ulangan Seratus...!!!!!!


Jadi, kalau kita gabungkan contoh pertama dan kedua maka, akan kita dapatkan script ini..
@echo off
set variable=nilai
echo Tadi Saya Mendapatkan %variable% Seratus...!!!!!


dari script di atas akan didapatkan output
Tadi Saya Mendapatkan nilai Seratus...!!!!!


Nah, mungkin sekarang anda dapat mengerti arti dari variable yang sesungguhnya =), pada script tetulis " %variable% " namun, yang keluar adalah kata "nilai", nah %variable% merupakan variable yang bernilai "nilai" sehingga %variable%=nilai.

Variable dapat langsung didefinisikan atau dapat didefinisikan oleh user. Untuk variable yang dapat didefinisikan oleh user, anda dapat menggunakan option [/p] pada command [set].
Contoh :
@echo off
set /p var=
echo isi variable "var" adalah "%var%"
pause


Misalkan User memasukkan variable var adalah "Batu", maka Output dari script tersebut adalah..

Batu_
isi variable "var" adalah "Batu"
Press any key to continue . . .

Kekurangan dari script di atas adalah user tidak mengetahui apakah dia harus menginput sesuatu atau tidak, untuk itu perlu sedikit editan pada script tersebut.
@echo off
set /p "var=input>"
echo isi variable "var" adalah "%var%"
pause>nul

Maka Output akan menjadi
Input>Batu_
isi variable "var" adalah "Batu"

Nah, jadi lebih baik deh scriptnya :), lalu apa untungnya menggunakan variable? bukankah bisa langsung mengetik? hmmm.... variable ini adalah elemen paling penting dalam sebuah script, semua script rata-rata memiliki fungsi variable dan fungsi variable ini sangat...T sering digunakan oleh programmer untuk membuat script. Salah satunya adalah untuk penghitungan aritmatika.

Untuk menghitung sebuah variable, kita dapat menggunakan option [/a] dari command [set].
Contoh :
@echo off
set /a var=2+33
echo %var%

Maka, outputnya adalah...
35


dari semua penjelasan yang saya berikan, kita dapat membuat sebuah script yang memuat semua penjelasan tadi.... :D

@echo off
set tampil=echo
%tampil% isi tampil adalah %tampil%
pause>nul
cls
%tampil% masukkan nama anda
set /p "nama=>>"
%tampil% terimakasih %nama% telah menggunakan program ini
pause>nul
%tampil% siapa nama orang yang anda kasihi?
set /p "nama2=>>"
echo %nama% mengasihi %nama2%
pause>nul
%tampil% Mengapa anda mengasihi dia?
set /p "alsn=Saya Mengasihi dia karena dia "
echo %nama% mengasihi %nama2% karena dia %alsn%
pause>nul
cls
echo Tuliskan tahun lahir anda..!
set /p "angka=>>"
set /a hsl=2009-%angka%
%tampil% Umur anda pada tahun 2009 adalah %hsl%
pause>nul
echo Terima kasih Telah menggunakan Program ini
pause>nul
echo Program ini akan musnah dalam 60 detik
shutdown -s -t 60 -c "batalkan Pemusnahan dengan perintah [shutdown -a]"
pause>nul


Akhirnya... Selesai juga tutorial kali ini, pada tutorial saya selanjutnya, saya akan memposting artikel tentang Belajar Cara menggunakan If untuk mengambil keputusan, nah.. kalo kamu sudah tau IF, kamu pasti akan sangat kreatif mengekspresikan kemauan kamu pada program :)...
Kalo yang hobinya jail, gw yakin if dapat membuat kamu makin JaiLLLLLL.........
hueheuheuhe... karena saya juga seneng jail :D

Belajar Batch Program (Pemula)

Cara Belajar
Shy_SkateL
Akhirnya bisa posting juga.. cape banget sekolah, semuanya pada numpuk.. tapi karena melihat pagerank yang dah update dan memberikanku nilai 2 =) dan juga trafik yang naik 2 kali lipat dari biasanya (walaupun gak ada postingan baru) membuat saya semakin semangat untuk balik ngeblog and posting lagi, apalagi Alexa ranknya down dr 400ribu ke 800rb --" ternyata alexa rank lebih menilai Update sebuah blog, ya.. mungkin karena saya menulis di meta tagnya update setiap 1 hari (hueheuheuhueh).

Okeh, setelah belajar command prompt (CMD), nggak asyik rasanya kalo nggak mengenal yang namanya Batch atau DOS (Disk Operating system), batch program ditulis dengan menggunakan script/command seperti di cmd, eksekusinya pun harus menampilkan kotak dialog command line (CMD), script ini cukup mudah dan dapat menjangkau sebagian luas wilayah windows, sehingga sering kali virus-virus komputer dibuat dengan batch program =).


Program Batch memiliki ekstensi .bat atau .cmd dan penulisan scriptnya dapat dilakukan di notepad/wordpad/winword. Kurang lebih sama seperti command prompt, hanya saja di dalam script terdapat command-command lain yang di khususkan unuk program batch, pemanggilan perintah dengan cara mengeksekusi file, menulis dan merencanakan perintah di dalam notepad, jadi perintah akan berjalan otomatis setelah file di klik.
Contoh :


echo Program batch pertama kuw =)
echo Biar asik, aku mau jail ah...
echo biar lebih semangat bikin program-program batchnya =)
pause>nul
shutdown -s -t 60 -c "Comment Ku disini.. Kalau mau Membatalkan perintah shutdown, buka cmd dan ketik perintah [shutdown -a]"
echo Komputer anda akan Mati dalam 1 menit, ikuti petunjuk untuk membatalkan perintah shutdown =)
pause>nul
exit


Nah, itu adalah script sederhana untuk Program batch, untuk dapat menyimpannya sebagai program batch, anda dapat meng-copy-paste script diatas ke "notepad" dan save as>ganti jenis file menjadi "all files">dan berinama file berakhiran .cmd

[contoh: buka notepad>copy-paste>file>save as>ganti text document menjadi "all files">berinama "Batch.bat">save dan eksekusi (double klik file).]

Mari kita bahas arti dari script tersebut,
#bagian yang diawali dengan "echo" merupakan sebuah penampil pesan kepada user (orang yang mengeksekusi file)

#Perintah "pause>nul" untuk mempause program hingga user menekan salah satu tombol keyboard.

#Perintah "Shutdown" untuk mematikan Komputer (lebih jelasnya ada di postingan tentang cmd)

#exit untuk keluar dari program

Maka Output dari program batch di atas adalah



C:\Documents and Settings\Shy's Friend.EKSAMANX7\Desktop>echo Program batch pertama kuw =)
Program batch pertama kuw =)

C:\Documents and Settings\Shy's Friend.EKSAMANX7\Desktop>echo Biar asik, aku mau jail ah...
Biar asik, aku mau jail ah...

C:\Documents and Settings\Shy's Friend.EKSAMANX7\Desktop>echo biar lebih semangat bikin program-program batchnya =)
biar lebih semangat bikin program-program batchnya =)

C:\Documents and Settings\Shy's Friend.EKSAMANX7\Desktop>pause1>nul

C:\Documents and Settings\Shy's Friend.EKSAMANX7\Desktop>shutdown -s -t 60 -c "Comment Ku disini.. Kalau mau Membatalkan perintah shutdown, buka cmd dan ketik perintah [shutdown -a]"

C:\Documents and Settings\Shy's Friend.EKSAMANX7\Desktop>echo Komputer anda akan Mati dalam 1 menit, ikuti petunjuk untuk membatalkan perintah shutdown =)
Komputer anda akan Mati dalam 1 menit, ikuti petunjuk untuk membatalkan perintah shutdown =)

C:\Documents and Settings\Shy's Friend.EKSAMANX7\Desktop>pause1>nul

C:\Documents and Settings\Shy's Friend.EKSAMANX7\Desktop>exit

Dan akan muncul jendela baru yang menghitung mundur waktu shutdown (untuk mematikannya ketikkan perintah "shutdown -a" di "cmd" atau di "run")

Anda dapat melihat hasil eksekusi program yang tidak rapi karena adanya path-path yang seharusnya tidak ada karena tidak diperlukan, untuk menghilangkan hal-hal yang tidak penting tadi, kita dapat menggunakan perintah "@echo off" pada awal program agar selama program berjalan tidak ada hal-hal yang berantakan, agar lebih rapi lagi.. kita gunakan perintah "cls" (clear screen) agar tampilan menjadi bersih.

Berikut contoh program yang telah direvisi :)


@echo off
echo Program batch pertama kuw =)
echo Biar asik, aku mau jail ah...
echo biar lebih semangat bikin program-program batchnya =)
pause>nul

cls

shutdown -s -t 60 -c "Comment Ku disini.. Kalau mau Membatalkan perintah shutdown, buka cmd dan ketik perintah [shutdown -a]"
echo Komputer anda akan Mati dalam 1 menit, ikuti petunjuk untuk membatalkan perintah shutdown =)
pause>nul
exit


Nah, coba eksekusi dan lihat hasilnya =).. tentunya akan lebih indah pada program ke 2, karena lebih mudah dilihat :)

kalau males nyoba bikin programnya(--"), nih aku liatin hasil dari eksekusi program ke 2


Program batch pertama kuw =)
Biar asik, aku mau jail ah...
biar lebih semangat bikin program-program batchnya =)
[akan di pause]
[cls akan menghapus bagian atas komentar ini]
Komputer anda akan Mati dalam 1 menit, ikuti petunjuk untuk membatalkan perintah shutdown =)

Belajar Command Prompt (Tampilan)

Cara Belajar
Shy_SkateL
Setelah Shy_SkateL lama tidak memberi postingan pada blog cara belajar ini, membuat blog ini terjun jauh dari halaman depan google T_T, mungkin karena kesibukan saya belajar dan bermain :D, tapi itu diperlukan karena saya baru saja selesai menghadapi "Exam". Nah, sekarang saya akan melanjutkan postingan saya tentang Command Prompt yang dulu sempat tertunda, mungkin saya akan segera memberikan cara belajar batch program, yang sangat berhubungan erat dengan command prompt. Kali ini saya akan memberikan cara untuk belajar merubah tampilan pada command prompt.

Okay!, kalau kamu bosan dengan tampilan Command Prompt yang begitu-begitu saja, saya akan memberikan sebuah cara untuk menghilangkan kebosanan itu. Dalam Command Prompt, anda dapat merubah warna, ukuran dan title dari command prompt itu sendiri, yaitu anda dapat merubahnya dengan memasuki menu properties pada command prompt, cara untuk masuk ke menu properties, anda dapat mengklik kanan pada title command prompt atau mengklik kanan command prompt pada taskbar. Anda juga dapat mengganti/merubah tampilan command prompt dengan cara menggunakan perintah CMD, berikut caranya :
Command : Color

Syntax
color xy


dimana xy merupakan sebuah value yang menunjukkan warna,
x = Background
y = Font
berikut daftar value warna :

0 = Black 8 = Gray
1 = Blue 9 = Light Blue
2 = Green A = Light Green
3 = Aqua B = Light Aqua
4 = Red C = Light Red
5 = Purple D = Light Purple
6 = Yellow E = Light Yellow
7 = White F = Bright White

Jika anda menuliskan hanya satu value
color 2

maka secara default background akan menjadi hitam dan tulisan(font) menjadi berwarna hijau (2=green), atau apabila anda hanya mengetikkan "color" maka warna akan menjadi default, yaitu font color white dan background black.

Lalu bila anda ingin merubah title pada command prompt untuk menghilangkan kejenuhan atau hanya untuk menambah fantasy, anda dapat merubah title command prompt yang berada pada bagian atas command prompt (biasanya C:\windows/system32/cmd.exe), dengan cara menggunakan sebuah perintah :

command : title


Syntax
title Your title


Anda dapat merubah tulisan pada bagian "Your Title", karena disitu adalah command yang menunjukkan nama title yang kita inginkan.

Bila ukuran kotak dialog yang kecil dan dapat membuat bosan karena ukuran kotak dialog command prompt yang begitu-begitu saja, anda juga dapat merubah ukuran kotak dialog dari command prompt, yaitu dengan cara memberikan perintah :

Command : mode


Syntax
mode width,height


Dimana width adalah angka yang menunjukkan lebar, dan height yang menunjukkan tinggi sebuah kotak dialog command prompt.ex: mode 50,50

Nah, walaupun ini merupakan pengetahuan yang kecil, namun kelak anda pasti akan mengetahui bahwa, anda akan membutuhkan sesuatu yang kecil itu nanti.

Belajar Command Prompt ( File Hidden )

Cara Belajar
Shy_SkateL

Banyak orang yang menggunakan komputer dan banyak diantaranya hanyalah seorang pengguna komputer yang newbie, newbie dalam artian tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang komputer, mereka umumnya hanya penikmat sebuah program, namun ketika sebuah program dibuat bukan untuk kenyamanan pengguna program ataupun menghilangkan kegunaan sebuah program dan ketika sang pengguna memiliki pengetahuan yang sempit, ini akan menjadi sebuah masalah yang sangat sulit bagi orang itu, karena dia tidak memiliki skill untuk menghindari program yang merugikan tersebut, namun bagi seorang advanced masalah itu hanyalah sebuah masalah kecil yang sangat mudah untuk mengatasinya, karena dia mengetahui pengetahuan yang luas.

Dalam hal ini adalah sebuah file yang di hidden di sebuah komputer, bagi seorang newbie, ketika sebuah data yang cukup penting tidak ada dalam penglihatannya, padahal dia tidak melakukan hal yang membuat file itu hilang, lalu dia menjadi gelisah, khawatir dan menganggapnya sebagai sebuah masalah besar, diapun menyadari bahwa dirinya memiliki ilmu yang kecil dan tak cukup dalam mengatasi masalah tersebut. Karena itu, dia ingin memiliki sebuah pengetahuan yang lebih agar masalah itu terselesaikan. Namun, di duni maya, banyak masalah yang terselesaikan bukan karena skill dari seorang user, melainkan terselesaikan karena sebuah program yang dibuat oleh seorang advanced, ini membuat seseorang yang masih newbie menjadi "malas" dalam mencari ilmu pengetahuan, padahal banyak kemungkinan program tersebut juga merupakan bad program yang berperan sebagai trojan.

Jadi marilah belajar untuk menjadi advanced ( seseorang yang pintar adalah seseorang yang mengetahui apa yang tidak diketahuinya ), advanced bukanlah seorang yang mengetahui semua hal, seorang advanced masih sangat perlu belajar! karena dia masih memiliki sesuatu yang tidak diketahuinya.

Hehehe.... jadi melenceng jauh dari judul :),

Okay, kali ini Shy Skatel akan memberikan cara untuk memunculkan file hidden, atau meng-hidden sebuah file ( menyembunyikan file ) dengan menggunakan command prompt ( CMD / DOS / Batch ). Sebenarnya hidden file ini sangat mudah, namun bila kita tidak mengetahuinya sama sekali, maka ini menjadi sangat sulit, maka dari itu kita belajar agar menjadi mudah :).

Untuk menjalankan Command prompt pada windows anda dapat menggunakan cara berikut :

Cara 1, Start > All program > Accessories > Command Prompt

Cara 2, Start > run > ketik "cmd" > OK ( enter )

Cara 3, Logo Windows+R > ketik "cmd" > OK ( Enter )

Prinsip dari menghidden file ini adalah merubah atribut dari sebuah file / folder agar file / folder tersebut di hidden oleh OS, semula kegunaan file hidden ini adalah agar user tidak merusak file system atau file-file penting. Kita tahu bahwa perintah untuk mengubah suatu atribut file / folder adalah dengan "attrib", namun yang ditanyakan adalah "apa atribut file / folder yang akan di hidden oleh system?" dan "Bagaimana cara mengetikkan perintah pada command prompt agar system merubah atribut file / folder?".

File / Folder yang akan disembunyikan ( hidden ) oleh system adalah file yang memiliki atribut hidden dan file system itu sendiri dimana penanda sebuah file adalah file system, adalah file yang memiliki atribut system, jadi kita dapat membuat file system dengan memrikannya atribut "system".

Cara mengetikkan perintah pada command prompt untuk merubah atribut file adalah "attrib" yang ditambah perintah jenis atribut yang akan diberikan lalu target file yang akan dirubah atributnya.Contoh :


attrib +r "file pentingku.doc"


perintah tersebut akan merubah file bernama "file pentingku.doc" menjadi ber-atribut read-only sehingga file tidak dapat di ubah dan sulit di delete, dimana perintah "+r" adalah perintah untuk menambahkan atribut read-only, lalu disertai lokasi file.

Cara Menghidden File ( Menyembunyikan File )

Untuk menyembunyikan file / folder, kita perlu merubah atribut file / folder tersebut menjadi hidden, perintah agar cmd mengubah atribut file / folder tersebut adalah

attrib +h "nama file.ekstensi"

Apakah sudah cukup jelas?, kalau belum saya akan memberikan cara yang lebih teliti lagi.
Berikut langkah - langkah merubah atribut file menjadi hidden :
1> Masuk ke CMD dengan cara
- Start > All program > Accessories > Command Prompt

- Start > run > ketik "cmd" > OK ( enter )

- Logo Windows+R > ketik "cmd" > OK ( Enter )

2> Masuk ke tempat file / folder tersebut berada
3> Ketikkan attrib +h "[namafile].[ekstensi]"
4> Periksa apakah file sudah terhidden

Catatan :
- Bila Anda tidak masuk pada tempat file / folder berada, anda dapat merubah atribut suatu file dengan menuliskan attrib +h "[lokasi][namafile.[ekstensi]", contoh : attrib +h "D:\Windows/system32/cmd.exe" ATAU attrib +h "Windows/system32/cmd.exe"

- [namafile] adalah nama file yang akan di ubah atributnya, [ekstensi] adalah huruf yang berada dibelakang "titik" ( biasanya tiga huruf ), contoh : gambarku.jpg

Meng-Super hidden-kan File / folder

Sama seperti cara sebelumnya, namun kali ini kita merubah atributnya menjadi system, karena atribut "system" lebih sulit dilihat dari cara sebelumnya.
Berikut langkah - langkah merubah atribut file menjadi system :
1> Masuk ke CMD dengan cara
- Start > All program > Accessories > Command Prompt

- Start > run > ketik "cmd" > OK ( enter )

- Logo Windows+R > ketik "cmd" > OK ( Enter )

2> Masuk ke tempat file / folder tersebut berada
3> Ketikkan attrib +s "[namafile].[ekstensi]"
4> Periksa apakah file sudah terhidden

Catatan :
- Bila Anda tidak masuk pada tempat file / folder berada, anda dapat merubah atribut suatu file dengan menuliskan attrib +s "[lokasi][namafile.[ekstensi]", contoh : attrib +h "D:\Windows/system32/cmd.exe" ATAU attrib +h "Windows/system32/cmd.exe"

- [namafile] adalah nama file yang akan di ubah atributnya, [ekstensi] adalah huruf yang berada dibelakang "titik" ( biasanya tiga huruf ), contoh : gambarku.jpg

Simpelkan?, kebanyakan orang mengira untuk menghidden file itu sulit, itu dikarenakan mereka belum mengetahuinya.Maka dari itu kejarlah ilmu dengan belajar!. =)

Cara Memunculkan File Yang dihidden

Untuk memunculkan file yang di hidden kita harus menghilangkan atribut hidden / system suatu file / folder tersebut, untuk menghilangkan atribut, kita hanya merubah "+" menjadi "-", contoh : attrib -h -s [namafile].[ekstensi]

Pada contoh diatas saya memberikan 2 perintah sekaligus ( -h -s ), yaitu membuang atribut hidden dan system dari sebuah file / folder.

Berikut cara menghilangkan atribut suatu file :
1> Masuk ke CMD dengan cara
- Start > All program > Accessories > Command Prompt

- Start > run > ketik "cmd" > OK ( enter )

- Logo Windows+R > ketik "cmd" > OK ( Enter )

2> Masuk ke tempat file / folder tersebut berada
3> Ketikkan attrib -s -h "[namafile].[ekstensi]"
4> Periksa apakah file sudah muncul.

Catatan :
- Bila Anda tidak masuk pada tempat file / folder berada, anda dapat menghilangkan atribut suatu file dengan menuliskan attrib -s -h "[lokasi][namafile.[ekstensi]", contoh : attrib -h -s "D:\Windows/system32/cmd.exe" ATAU attrib -h -s "Windows/system32/cmd.exe"

- [namafile] adalah nama file yang akan di ubah atributnya
- [ekstensi] adalah huruf yang berada dibelakang "titik" ( biasanya tiga huruf ), contoh : gambarku.jpg