Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 November 2011

Resep Mayones

MAYONES UNTUK USAHA Resep Mayones Untuk Usaha

Bahan Mayones:
  • Modified starch sauce, 2 sendok makan
  • Air, 150 ml
  • Kuning telur, 2 butir
  • Salad oil / minyak sayur, 650 ml
  • Cuka masak / air jeruk, 1 sendok teh
  • Mustard, 1/4 sendok teh
  • Garam, secukupnya
  • Gula pasir, secukupnya
  • Merica bubuk, 1/4 sendok teh
Cara membuat Mayones Untuk Usaha :
  1. Campur modified starch dan air, aduk rata.
  2. Masak di atas api kecil sambil diaduk hingga mendidih dan kental. Angkat dan pindahkan dalam kom adonan. Aduk atau kocok agar cepat dingin.
  3. Masukkan kuning telur dan mustard, aduk rata.
  4. Tuang salad oil sedikit demi sedikit bergantian dengan cuka/air jeruk sambil terus dikocok hingga rata dan kental.
  5. Masukkan bahan yang lain, aduk rata.
  6. Mayones siap digunakan.
Untuk 600 gram Mayones
Tips Mayones :
  • Modified starch sauce bisa diganti dengan tepung maizena atau tepung tapioka tetapi kekentalannya tidak bisa stabil.
  • Mayones yang pengentalnya terbuat dari tepung maizena / tapioka sebaiknya segera digunakan / dikonsumsi tidak lebih dari satu hari.

Cara Bikin Nata De Coco

Pasti para pembaca sekalian pernah menikmati segarnya es nata de coco. Apalgi kalau sedang berbuka, wuih, luar biasa. Nata de coco merupakan hasil fermentasi air kelapa dengan bantuan mikroba Acetobacter xylinum, yang berbentuk padat, berwarna putih, transparan, berasa manis dan bertekstur kenyal. Selain banyak diminati karena rasanya yang enak dan kaya serat, pembuatan nata de coco pun tidak sulit dan biaya yang dibutuhkan tidak banyak sehingga dapat dilakukan di rumah, pasti bangga dong makan nata de coco buatan sendiri, mau mencoba?……
Nah berikut langkah-langkah singkat dan praktis dalam membuat nata de coco, selamat mencoba!!!
eitt, sebelumnya siapkan dahulu bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan nata de coco antara lain:
  1. 100 liter air kelapa
  2. 100 gram(gr) gula pasir
  3. 500 gram (gr) ZA
  4. 50 mili liter (ml) asam cuka/ asam asetat
  5. 1 sendok makan asam sitrat
Langkah Kerja dalam pembuatan nata de coco antara lain meliputi:
  1. Menyaring 100 liter air kelapa, kemudian ditambahkan dengan:
    1. 100 gr gula pasir
    2. 500 gram (gr) ZA
    3. Mendidihkan campuran bahan-bahan nomor 1 di atas, kemudian mematikan api kompor, dan menambah campuran tersebut dengan  50 mili liter (ml) asam cuka/ asam asetat.
    4. Pembuatan starter
      1. Mensterilisasi botol, dengan cara memasukkan air campuran air kelapa yang telah mendidih ke dalam botol hingga setinggi leher botol dan membiarkannya selama kurang lebih 5 menit, kemudian menuangkan isi air kelapa dan mendidihkannya kembali sedangkan botolnya ditutup dengan koran yang telah disterilkan.
      2. Memasukan air kelapa yang sudah didihkan pada nomor 2 sebanyak 600 ml, kemudian menutupnya dengan kertas koran dan membiarkannya hingga dingin (memeramnya selama ± 1 hari).
      3. Setelah dingin (± 1 hari), menambahkan starter yang berumur 6 hari ke dalam botol berisi campuran air kelapa yang telah didinginkan tadi (1 botol stater digunakan untuk 5–6 botol), dan memeramnya kembali selama kurang lebih 6 sampai 7 hari.
    5. Pembuatan Nata de Coco
      1. Menyiapkan nampan yang telah disterilisasikan (melalui pemanasan oleh sinar matahari/pencelupan nampan bersih ke dalam air panas).
      2. Memasang karet gelang pada bagian tengah nampan hasil sterilisasi.
      3. Memasukkan air kelapa hasil pendidihan (seperti poin 2) ke dalam loyang ± 1—1,5 liter di setiap loyang, kemudian menutupnya dengan koran dan mengikatnya dengan karet ban. Setelah itu dibiarkan hingga dingin (memeramnya selama ± 1 hari).
      4. Setelah dingin (± 1 hari) dilakukan inokulasi yaitu menambahkan starter  yang berumur 6 hari ke dalam loyang berisi campuran air kelapa yang telah didinginkan tadi (diperam), dan memeramnya kembali selama 7 hari.
NB: Agar bakteri Acetobacter xilynum dapat bekerja dengan baik, yaitu mengubah glukosa menjadi selulose atau dalam pembentukan lapisan nata maka kondisi lingkungan disekitarnya juga harus mendukung. Salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pembuatan nata de coco yaitu kondisi peralatan serta ruangan yang cukup steril. Apabila kondisi ruangan kurang steril sehingga memungkinkan sirkulasi udara berjalan seperti biasa maka peluang untuk terjadinya kontaminasi pada nata yang diproduksi cukup besar, begitu pula jika peralatan yang digunakan kurang steril maka juga dapat menimbulkan kontaminasi (kerusakan pada lapisan nata yang diproduksi).
Nah, jika nata dirasa telah terbentuk, sekarang tinggal dipanen, berikut cara-cara pemanenannya:
  1. Pemanenan Nata
    1. Nata yang terbentuk diambil dan dibuang bagian yang rusak (jika ada), lalu dibersihkan dengan air (dibilas). Kemudian direndam dengan air bersih selama 1 hari.
    2. Pada hari kedua rendaman diganti dengan air bersih dan direndam lagi selama 1 hari.
    3. Pada hari ketiga nata dicuci bersih dan dipotong bentuk kubus (ukuran sesuai selera) kemudian direbus hingga mendidih dan air rebusan yang pertama dibuang.
    4. Nata yang telah dibuang airnya tadi, kemudian direbus lagi dan ditambahkan dengan satu sendok makan asam sitrat.
    5. Pengolahan
      1. Jika ingin dimasak sebagai campuran es buah, nata hasil point 5 d, ditambah dengan gula dan sirup sesuai selera.
      2. Jika ingin digunakan dilain hari dapat disimpan di dalam lemari es.
    6. Pengemasan Nata
      1. Nata hasil 5 d dimasukkan ke dalam plastik dalam kondisi masih panas (mendidih) dan diusahakan tidak terdapat gelembung udara dalam kemasan.
      2. Plastik (kemasan) ditutup rapat dengan karet atau sealer.
      3. Nata siap dipasarkan.


      CARA 2

      nata de coco1 Resep Pembuatan Nata de Coco

      Resep Pembuatan Nata de Coco

      Nata de coco merupakan makanan hasil fermentasi air kelapa oleh bakteri Acetobacter xylium. Bakteri inilah yang merubah air kelapa menjadi serat selulosa. Berikut resep dan cara membuatnya :
      Bahan yang diperlukan :
    7. Air kelapa 2 ½ liter
    8. Gula pasir 200 gr
    9. Pupuk ZA (urea) ½ sendok makan
    10. Asam cuka glacial (CH3COOH ) ½ sendok makan
    11. Bibit/starter bakteri Acetobacter xylium 200 ml (Bisa diperoleh di laboratorium pertanian)
    Cara Membuat Nata de Coco :
  2. Rebus semua bahan kecuali bibit bakteri dan asam. Saring dan dinginkan dalam suhu 25-30oC. Tambahkan bakteri Acetobacter xylium dan asam cuka, aduk rata. Tuang campuran ini dalam baskom atau loyang pelastik hinga ketinggian air 2 cm. Tutup atasnya dengan kain kasa atau kertas. Inkubasikan/fermentasikan selama kurang lebih 1 minggu dalam suhu ruang dan di tempat yang gelap.
  3. Setelah terbentuk lapisan nata, angkat lapisan yang menyerupai agar-agar ini. Potong-potong dan rendam dalam air bersih hingga rasa asamnya hilang.
  4. Agar lebih tahan lama, rebus nata selama 5-10 menit. Rendam dalam larutan sirup gula atau sirup buah aneka rasa.
  5. Kemas sesuai selera.
Note :
Perhatikan kebersihan alat dan tempat yang digunakan karena sangat mempengaruhi keberhasilan nata de coco.

Senin, 10 Oktober 2011

8 Langkah Membuat Selai Buah





Bila Anda penggemar buah-buahan, Anda bisa mengonsumsi makanan kesukaan Anda dalam bentuk lain, yaitu selai. Rasanya akan sangat nikmat jika dipasangkan dengan roti, biskuit, atau yang lainnya. Daripada membeli selai ke toko atau supermarket, buat saja sendiri.

Cara membuat:

1. Cuci dan kupas buah yang Anda inginkan. Bersihkan buah dari tangkainya, bagian daging yang rusak, atau sudah terlalu lunak.

2. Siapkan sebuah panci berukuran lebar, namun dangkal.

3. Masukkan buah dan hancurkan dengan tangan secara perlahan.

4. Rebus buah tanpa air. Aduk terus hingga mendidih dan terasa lembut.

5. Tambahkan gula (gunakan sekitar satu cangkir gula untuk setiap tiga atau empat cangkir buah).

6. Lanjutkan mengaduk secara perlahan hingga mendidih.

7. Kecilkan api dan teruskan memasak hingga buah mengental. Biasanya proses ini memakan waktu antara 10-20 menit.

8. Matikan api, dan dinginkan buah. Selai pun jadi dan bisa dimasukkan ke dalam stoples bersih.

Sumber: Majalah Sekar & Kompas Female

Cara Membuat Yoghurt






Yoghurt merupakan salah satu olahan susu yang diproses melalui proses fermentasi dengan penambahan kultur organisme yang baik, salah satunya yaitu bakteri asam laktat. Di pasaran yoghurt terbagi dalam dua jenis, yang pertama adalah yoghurt plain yaitu yoghurt tanpa rasa tambahan dan yang kedua adalah drink yoghurt yaitu yoghurt plain yang oleh produsen telah ditambahkan perasa tambahan buah-buahan seperti rasa stroberi, jeruk ataupun leci .

Kelebihan Yoghurt :
Bila di nilai dari kandungan gizinya, yoghurt tidaklah kalah dengan susu pada umumnya. Hal ini karena bahan dasar yoghurt adalah susu, bahkan ada beberapa kelebihan yoghurt yang tidak dimiliki oleh susu murni yaitu :

1. Sangat cocok dikonsumsi oleh orang yang sensitif dengan susu (yang ditandai dengan diare) karena laktosa yang terkandung pada susu biasa sudah disederhanakan dalam proses fermentasi yoghurt.
2. Bila dikonsumsi secara rutin bahkan mampu menghambat kadar kolestrol dalam darah karena yoghurt mengandung bakteri lactobasillus. Lactobasillus berfungsi menghambat pembentukan kolestrol dalam darah kita yang berasal dari makanan yang kita makan seperti jeroan atau daging.
3. Meningkatkan daya tahan tubuh kita karena yoghurt mengandung banyak bakteri baik sehingga secara otomatis dapat menyeimbangkan bakteri jahat yang terdapat dalam susu kita.


Cara Pembuatan Yoghurt
Walaupun terlihat sulit, pembuatan yoghurt sebenarnya sangat sederhana. Alat-alat yang kita butuhkan tidaklah terlalu rumit, seperti panci berukuran kira-kira 40 cm, sendok pengaduk, toples kaca dengan tutup. Semua peralatan ini dapat diperoleh dengan mudah dipasar-pasar atau pusat pembelanjaan seperti Carrefour. Bahan utama yang dibutuhkan untuk pembuatan yoghurt hanyalah susu. Susu ini dapat berupa susu cair langsung tetapi yang perlu diperhatikan susu yang digunakan harus susu putih.

Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Siapkan susu yang sudah dicairkan dengan air matang sebanyak 1 liter lalu tambahkan susu krim sebanyak 15%.
2. Masak dengan api kecil sambil diaduk terus selama 30 menit tetapi jangan sampai mendidih. Hal ini hanya bertujuan untuk menguapkan air sehingga nantinya akan terbentuk gumpalan atau solid yoghurt.
3. Jika sudah, solid yoghurt lalu diangkat dan didinginkan kira-kira sampai hangat-hangat kuku baru kemudian ditambahkan bibit yoghurt sebanyak 2 – 5% dari jumlah yoghurt yang sudah mengental tadi. Bibit yoghurt memang tidak dijual di pasaran secara bebas tetapi dapat anda peroleh disalah satu toko. Atau secara sederhananya kita dapat menggunakan yogurt yang plain (tanpa rasa tambahan), tanpa gula dan tanpa aroma sebagai bibit yoghurt.
4. Diamkan selama 24 jam dalam wadah tertutup untuk menghasilkan rasa asam dan bentuk yang kental.
5. Semakin tinggi total solidnya maka cairan bening yang tersisa semakin sedikit, dan yoghurt yang dihasilkan semakin bagus. Solid yoghurt yang belum diberikan tambahan rasa ini dapat juga dijadikan bibit yoghurt untuk pembuatan selanjutnya.
6. Setelah berbentuk yoghurt dapat ditambahkan sirup atau gula bagi yang tidak kuat asamnya, bahkan bisa ditambahkan dengan perasa tambahan makanan seperti rasa jeruk, strawberry dan leci yang dapat kita peroleh di apotek-apotek. Yoghurt dapat disajikan tidak hanya sebagai minuman, tetapi juga dapat disajikan bersama salad buah sebagai sausnya ataupun sebagai bahan campuran es buah.
7. Yoghurt yang sudah jadi dapat ditempatkan di wadah plastik ataupun kaca. Kalaupun kita ingin menggunakan wadah plastik sebaiknya yang agak tebal, akan tetapi bila ingin menyimpan yoghurt untuk waktu yang lebih lama sebaiknya menggunakan wadah kaca.

Kebersihan merupakan hal yang harus sangat kita perhatikan, sehingga sebaiknya semua alat yang digunakan direbus terlebih dahulu dalam air mendidih selama 5-10 menit. Apabila kebersihan tidak dijaga dapat mengakibatkan yoghurt tidak jadi, dengan ciri-ciri tidak berasam walaupun berbentuk solid, di permukaan solid ditumbuhi jamur yang berbentuk bintik-bintik hitam dan berbau asam yang sangat tajam.
Untuk yoghurt yang kita buat sendiri sebaiknya paling lama penyimpanannya selama 1 minggu.

Selain masalah kebersihan, masalah penyimpanan yoghurt juga perlu untuk diperhatikan.

Ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu :

1. Yoghurt tidak boleh terkena sinar matahari.
2. Tidak boleh ditaruh dalam suhu ruangan, harus disimpan dalam suhu dingin/kulkas tetapi juga tidak boleh diletakkan dalam freezer. Yoghurt tidak boleh disimpan dalam freezer karena bahan dasar yoghurt yang berupa susu dapat pecah dan justru itu akan merusak yoghurt.

Tips Memilih Yogurt
Bila anda tidak sempat membuat dan ingin membeli yogurt di pasaran maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan :

1. Pilihlah yoghurt yang kental.
2. Pilihlah yoghurt yang disimpan di suhu dingin jangan yang di luar karena biasanya sudah disterilkan lagi sehingga mikroorganismenya sudah tidak ada.
3. Dicermati labelnya yang plain yoghurt atau yang drink yoghurt disesuaikan dengan kebutuhan kita.
4. Dicermati tanggal kadaluarsanya.

sumber: bisnisukm.com

Senin, 22 November 2010

Udang Mayones

Udang Mayones





Primadona sajian resto ini ternyata tidak sulit-sulit amat membuatnya. Asal udang jerbungnya segar paling segar pasti rasanya gurih renyah. Rahasianya terletak pada saus mayones dengan rasa sedikit asam manis dan tidak mudah lumer saat diaduk dengan udang goreng.

Bahan :

500 g udang jerbung segar ukuran besar, kupas
1 buah MAGGI Blok Rasa Ayam, remas
75 g tepung kanji
1 sdm telur ayam kocok
irisan almond
daun ketumbar

Saus, aduk rata:
500 g mayonaise botolan
½ buah jeruk lemon, ambil airnya
4 sdm NESTLÉ MILKMAID Full Cream
30 g gelatine bubuk, larutkan dengan air hangat hingga bening

Cara Membuat :
Belah punggung udang, cuci di bawah air mengalir hingga bersih. Tiriskan hingga kering.
Aduk udang dengan MAGGI hingga rata. Tambahkan telur, aduk hingga rata. Biarkan selama 30 menit.

Celupkan tiap udang dalam tepung kanji, aduk-aduk hingga rata terlumuri tepung kanji.
Panaskan minyak banyak dalam wajan. Goreng udang hingga kering. Angkat dan tiriskan.
Aduk udang dengan Saus hingga rata. Taruh di piring saji. Taburi almond, wijen, telur salmon. Hias dengan daun ketumbar.

Tips :
Gelatine tersedia di pasar swalayan atau toko bahan kue dalam bentuk bubuk dan lembaran. Kedua jenis ini bisa dipakai.
Aduk udang dalam keadaan panas dengan Sausnya hingga saus lumer dan menyelimuti lapisan tepung pada udang goreng